Blind rivet adalah pengikat permanen yang dapat dipasang dari satu sisi material. Fungsi Blind Rivet SIP Brand ialah menyatukan dua atau lebih lembar material dengan cepat, rapi, dan praktis. Produk ini umum digunakan pada pekerjaan bengkel, konstruksi ringan, furnitur, HVAC, otomotif, panel, dan perakitan industri.
Ukuran blind rivet harus dipilih dengan tepat. Diameter memengaruhi kapasitas sambungan, sedangkan panjang badan harus sesuai dengan total ketebalan material. Rivet yang terlalu pendek tidak dapat membentuk kepala belakang secara sempurna. Sebaliknya, rivet yang terlalu panjang dapat menghasilkan sambungan longgar atau kurang rapi.
Spesifikasi Blind Rivet SIP Brand
Seluruh ukuran pada daftar ini menggunakan tipe dome head, yaitu kepala standar berbentuk membulat dan rendah. Tipe ini cocok untuk berbagai aplikasi umum karena memberikan bidang tekan yang cukup serta tampilan pemasangan yang rapi.
Ukuran ditulis sebagai diameter × panjang badan rivet. Contohnya, ukuran 4 × 11 mm berarti diameter badan 4 mm dan panjang badan 11 mm.
Namun, panjang badan tidak sama dengan grip range. Grip range adalah total ketebalan seluruh lapisan material yang dapat dijepit dan dikunci dengan benar oleh blind rivet.
Fungsi Blind Rivet SIP Brand Berdasarkan Diameter

Diameter 2,4 mm: SP-320 dan SP-329
Seri 2,4 mm cocok untuk aluminium tipis, komponen elektronik, kerajinan logam, signage kecil, dan peralatan rumah tangga. Diameter kecil membantu mengurangi ukuran lubang dan risiko perubahan bentuk pada material ringan.
SP-320 ditujukan untuk tumpukan yang lebih tipis. Sementara itu, SP-329 memiliki badan sedikit lebih panjang sehingga dapat digunakan ketika total lapisan material bertambah.
Seri ini sebaiknya tidak menjadi pilihan utama untuk sambungan yang menerima beban berat atau getaran tinggi.
Diameter 3,2 mm: SP-423 hingga SP-450
Seri 3,2 mm memberikan keseimbangan antara ukuran lubang, kemudahan pemasangan, dan kekuatan sambungan. Oleh karena itu, ukuran ini sesuai untuk furnitur logam, casing, panel ringan, signage, ducting kecil, dan bagian kendaraan nonstruktural.
Gunakan SP-423 atau SP-429 pada tumpukan tipis. Selanjutnya, pilih SP-435, SP-440, atau SP-450 ketika total ketebalan material meningkat.
Meskipun memiliki badan lebih panjang, SP-450 tidak otomatis cocok untuk semua material tebal. Pastikan grip range produk tetap mencakup seluruh lapisan yang akan disambungkan.
Diameter 4 mm: SP-523 hingga SP-550
Seri 4 mm memberikan bidang sambungan lebih besar daripada seri 2,4 mm dan 3,2 mm. Aplikasinya meliputi plat besi, aluminium, baja ringan, rak besi, panel listrik, ducting HVAC, kanopi ringan, dan produksi umum.
SP-523 serta SP-529 cocok untuk tumpukan tipis. Sementara itu, SP-537 dan SP-540 sesuai untuk tumpukan menengah.
SP-550 dapat dipilih ketika material yang disambungkan lebih tebal. Namun, pengguna tetap perlu memeriksa grip range, ukuran lubang, dan kemampuan rivet gun.
Diameter 4,8 mm: SP-635 hingga SP-675
Seri 4,8 mm merupakan kelompok berdiameter terbesar dalam daftar Blind Rivet SIP Brand ini. Ukuran tersebut cocok untuk rak industri, panel mesin, body kendaraan, HVAC berukuran besar, rangka ringan, kanopi, dan peralatan manufaktur.
SP-635, SP-640, dan SP-649 ditujukan untuk tumpukan material menengah. Sementara itu, SP-665 dan SP-675 memiliki badan lebih panjang untuk material berlapis atau profil yang lebih tebal.
Meskipun demikian, diameter besar tidak otomatis membuat rivet layak untuk sambungan struktural. Beban tarik, beban geser, material rivet, jumlah rivet, jarak pemasangan, dan desain sambungan tetap perlu diperhitungkan.
Aplikasi Penggunaan Blind Rivet SIP Brand
Blind Rivet SIP Brand dapat digunakan untuk berbagai material dan pekerjaan berikut:
- Aluminium dan plat besi.
- Baja ringan dan rangka nonstruktural.
- Stainless steel dengan material rivet yang kompatibel.
- Body kendaraan dan komponen bengkel.
- Ducting, housing, dan instalasi HVAC.
- Furnitur, rak besi, dan lemari logam.
- Panel listrik dan casing mesin.
- Kanopi, signage, dan papan informasi.
- Peralatan rumah tangga.
- Proses perakitan industri manufaktur.
Namun, jangan memilih rivet hanya berdasarkan panjangnya. Pertama, ukur total ketebalan seluruh lapisan. Kemudian, periksa ukuran lubang, kondisi getaran, lingkungan korosif, dan beban sambungan.
Kelebihan Menggunakan Ukuran yang Tepat
Ukuran yang tepat membantu rivet membentuk kepala belakang secara sempurna. Dengan demikian, sambungan menjadi lebih stabil, rapi, dan tidak mudah bergerak.
Selain itu, proses pemasangan berlangsung cepat karena teknisi hanya membutuhkan akses dari satu sisi material. Karakteristik ini membuat blind rivet berguna untuk area yang bagian belakangnya sulit dijangkau.
Pemilihan ukuran yang benar juga mengurangi risiko beberapa masalah berikut:
- Plat penyok atau berubah bentuk.
- Lubang sambungan membesar.
- Mandrel gagal putus dengan benar.
- Kepala belakang tidak terbentuk sempurna.
- Sambungan terasa longgar.
- Hasil pemasangan terlihat tidak rata.
Oleh karena itu, pemilihan ukuran yang tepat dapat meningkatkan efisiensi produksi sekaligus mengurangi pekerjaan perbaikan.
Tips Memilih Ukuran Blind Rivet
1. Ukur total ketebalan material
Jumlahkan ketebalan semua lapisan yang akan disambungkan. Jangan hanya mengukur satu lembar material.
2. Cocokkan dengan grip range
Pilih blind rivet yang grip range-nya mencakup total ketebalan sambungan. Gunakan data resmi SIP Brand atau lakukan uji pemasangan pada sampel material.
3. Sesuaikan diameter lubang
Lubang harus sedikit lebih besar daripada diameter badan rivet. Sebagai panduan awal, lubang sekitar 0,1 mm lebih besar sering digunakan. Namun, ukuran resmi produsen tetap menjadi acuan utama.
Pastikan pula lubang bersih dan bebas dari geram. Lubang yang terlalu besar dapat mengurangi kualitas serta kekuatan sambungan.
4. Pilih diameter berdasarkan kebutuhan beban
Diameter yang lebih besar umumnya menyediakan kapasitas sambungan lebih tinggi. Namun, diameter besar juga membutuhkan lubang dan alat pemasangan yang lebih besar.
5. Gunakan nosepiece yang sesuai
Pastikan nosepiece pada rivet gun sesuai dengan diameter mandrel. Nosepiece yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat mengganggu proses penarikan dan pemutusan mandrel.
6. Hindari rivet terlalu pendek atau panjang
Rivet yang terlalu pendek tidak memiliki cukup bagian untuk membentuk kepala belakang. Sebaliknya, rivet yang terlalu panjang berisiko menghasilkan sambungan kurang rapat.
7. Periksa kompatibilitas material
Perbedaan material antara rivet dan benda kerja dapat meningkatkan risiko korosi galvanik, terutama pada lingkungan lembap atau luar ruangan. Karena itu, sesuaikan material rivet dengan aluminium, baja, atau stainless steel yang akan disambungkan.
Apa perbedaan SP-320 dan SP-329?
Keduanya memiliki diameter 2,4 mm. Namun, SP-320 memiliki panjang 6 mm, sedangkan SP-329 memiliki panjang 7 mm. Perbedaan panjang tersebut ditujukan untuk total ketebalan material yang berbeda.
Ukuran mana yang cocok untuk baja ringan?
Seri 3,2 mm, 4 mm, atau 4,8 mm dapat digunakan sesuai ketebalan, beban, dan ukuran lubang. Untuk pekerjaan umum, seri 4 mm sering menjadi pilihan praktis. Meskipun demikian, lakukan uji grip range sebelum pemakaian rutin.
Apakah SP-675 merupakan ukuran paling kuat?
SP-675 memiliki diameter 4,8 mm dan panjang 19 mm. Namun, panjang badan tidak menentukan kekuatan secara langsung. Material rivet, nilai tarik dan geser, jumlah rivet, serta desain sambungan juga memengaruhi kekuatan akhirnya.
Apakah panjang rivet sama dengan ketebalan material?
Tidak. Sebagian badan rivet diperlukan untuk membentuk kepala belakang. Oleh karena itu, gunakan grip range sebagai acuan, bukan menyamakan panjang badan dengan ketebalan material.
Berapa ukuran lubang untuk blind rivet?
Lubang harus sedikit lebih besar daripada diameter badan rivet. Toleransi sekitar 0,1 mm dapat menjadi panduan awal, tetapi spesifikasi produsen tetap menjadi acuan utama.
Bisakah satu ukuran digunakan untuk semua pekerjaan?
Tidak. Setiap sambungan memiliki ketebalan, beban, material, ukuran lubang, dan kondisi penggunaan yang berbeda. Pemaksaan satu ukuran dapat menyebabkan sambungan longgar atau material rusak.
Sebelum menentukan SKU untuk pekerjaan rutin atau produksi, ukur total ketebalan material dan lakukan satu uji pemasangan. Langkah sederhana ini membantu memastikan Blind Rivet SIP Brand yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan sambungan.
Kesimpulan
Fungsi Blind Rivet SIP Brand mencakup sambungan ringan hingga perakitan nonstruktural yang membutuhkan hasil lebih kokoh. Seri 2,4 mm cocok untuk material sangat tipis, sedangkan seri 3,2 mm sesuai untuk kebutuhan ringan hingga menengah.
Seri 4 mm dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan umum. Sementara itu, seri 4,8 mm cocok untuk sambungan yang membutuhkan diameter lebih besar dan tumpukan material lebih tebal.
Gunakan panjang badan berdasarkan total ketebalan material dan grip range yang direkomendasikan. Sebelum memulai produksi massal, lakukan uji pemasangan agar kepala belakang terbentuk sempurna, mandrel putus dengan benar, dan sambungan tidak longgar.



